Jawaban dari Pertanyaan “Apakah kanker bisa disembuhkan?”

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp

“Apakah kanker bisa disembuhkan?” Mungkin pertanyaan ini menjadi salah satu pertanyaan yang pertama kali muncul di benak penderita kanker. Menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia, kanker menjadi sebuah momok yang menakutkan bagi setiap orang.

Hal ini juga diperkuat dengan data dari World Health Organization (WHO), yakni kanker menyumbangkan angka kematian tertinggi hingga hampir 10 juta pasien meninggal di tahun 2020. Angka kematian tertinggi diakibatkan oleh kanker paru-paru yang menyebabkan 1,8 juta kematian yang diikuti dengan kanker usus, liver, perut, dan payudara.

Meskipun demikian, tidak sedikit orang yang mampu dan berhasil berjuang dalam melawan kanker. Beberapa faktor pendukung membuat harapan hidup penderita kanker semakin meningkat. Bahkan dengan teknologi dan ilmu yang terus berkembang membuat berbagai jenis pengobatan baru hadir dalam membantu memerangi kanker.

Lalu, Apakah Kanker bisa Disembuhkan?

Kanker sendiri memiliki beberapa jenis yang pada umumnya sangat cepat menyebar dari satu bagian ke bagian lainnya. Salah satu yang paling banyak disoroti di Indonesia adalah kanker payudara. Jenis kanker ini menjadi salah satu jenis kanker yang paling ganas. Bahkan 70% penderita kanker payudara baru menyadari adanya kanker setelah di stadium akhir.

Baca juga: Gak Cuma Kanker, Kenali Penyebab Benjolan Payudara Lainnya

Padahal, semakin cepat kanker terdeteksi, maka semakin cepat pula pengobatan yang dilakukan. Sel-sel kanker merupakan sel yang cukup ganas dan sangat cepat untuk menyebar. Oleh sebab itu, kanker akan terus menyebar yang akan membuat kondisi seseorang semakin parah. Jadi, apakah bisa sembuh dari kanker?

Secara medis, tidak ada istilah yang menyebutkan bahwa kanker bisa disembuhkan tetapi bisa dikendalikan. Kanker yang terkendali adalah ketika pengobatan dan perawatan yang dijalankan dianggap berhasil.

Jika sudah tidak ada seluruh gejala atau tanda kanker yang terdeteksi dalam tubuh seorang pasien, maka dokter akan menyebutnya sebagai remisi. Mengapa demikian? Berdasarkan beberapa penelitian dan kondisi tertentu, kanker bisa saja kembali datang setelah bertahun-bertahun dinyatakan tak ada gejala.

Apakah Ada Obat Penyembuh Kanker?

Hingga saat ini belum ada obat khusus yang pasti menyembuhkan kanker. Namun, terdapat serangkaian metode pengobatan yang mampu menahan penyebaran sel kanker dalam tubuh. Berikut adalah beberapa prosedur pengobatan yang biasa dilakukan oleh penderita kanker:

1. Kemoterapi

Kemoterapi menjadi salah satu dari serangkaian prosedur yang digunakan dalam menghilangkan sel-sel kanker dalam tubuh. Metode pengobatan ini menggunakan obat-obatan kimia yang memiliki kekuatan dalam membunuh sel-sel kanker. Obat yang diberikan dalam pengobatan ini diberikan berdasarkan interaksi dengan obat lain, unsur kimia, dan juga cara kerjanya.

Baca juga: Cara Kerja dan Biaya Kemoterapi untuk Pengobatan Kanker

2. Radionuklir

Metode pengobatan radionuklir memanfaatkan panas dari tenaga nuklir. Cara kerja pengobatan ini adalah diawali dengan pendeteksian lokasi kanker. Setelah ditemukan lokasi kanker, maka dokter akan menyiapkan jenis serta dosis obat yang akan diberikan. Jenis obat yang digunakan mengandung senyawa radioaktif (radioisotop).

Lalu, obat akan disuntikkan ke dalam pembuluh darah dan akan bekerja menuju lokasi kanker. Dalam menjalani pengobatan ini, pasien akan dirawat inap dalam ruangan khusus untuk menghindari tercemarnya lingkungan sekitar. Jika kadar radioaktif dalam tubuh pasien sudah aman atau tidak berbahaya, maka proses pengobatan telah selesai dilakukan.

3. Imunoterapi

Selain kemoterapi, pasien kanker juga akan menjalani imunoterapi jika kanker tidak merespon dengan baik terhadap kemoterapi dan radionuklir. Tak jauh berbeda dengan kemoterapi, imunoterapi juga merupakan metode pengobatan berbasis obat-obatan. Metode ini merangsang kekebalan tubuh untuk dapat melawan dan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh.

4. Operasi

Selain metode pengobatan dengan dasar obat-obatan, operasi menjadi salah satu cara dalam menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Cara ini dilakukan dalam kondisi tertentu dimana mampu mencegah penyebaran sel kanker ke jaringan sehat. Beberapa jenis operasi yang biasa digunakan dalam mengobati kanker adalah bedah listrik, cryosurgery, laser, mohs dan laparoskopi.

Dalam beberapa kasus, kemungkinan untuk kesembuhan dari kanker masih ada. Sayangnya, belum ada jaminan medis untuk kesembuhan penyakit kanker itu sendiri. Sebab, sel kanker masih mungkin muncul kembali bahkan bertahun-tahun setelah gejala kanker hilang secara menyeluruh dari tubuh.

Yang terpenting, kita jangan pernah biarkan pasien kanker berjuang sendirian. Banyak cara yang bisa kita lakukan dalam memberikan support untuk penderita kanker, termasuk membantu biaya pengobatannya dengan menggalang dana di Kitabisa.

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Kitabisa

Kitabisa

Wadah untuk berdonasi dan menggalang dana secara online. Kami percaya, kemajuan teknologi sepatutnya dimanfaatkan untuk menghubungkan semangat kebaikan dan gotong-royong.

Baca juga

Punya Ide Kebaikan?

Bantu biaya pengobatan, beasiswa pendidikan, hingga bangun infrastruktur lebih mudah dengan galang dana di Kitabisa

Copyright © 2021 Kitabisa All Rights Reserved