Daftar Perkiraan Kebutuhan Pengobatan dan Biaya Operasi Kanker

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp

Mahalnya biaya operasi kanker mungkin sudah sering kita dengar.Bahkan, kendala biaya adalah salah satu faktor yang menyebabkan resiko kematian seorang pasien kanker yang terlambat mendapat pertolongan.

Sel kanker ganas dengan sangat cepat menggerogoti jaringan pada tubuh, membuat pasien dan keluarganya harus berlomba menangani sembari mengumpulkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Berpacu dengan waktu untuk kumpulkan dana demi selamatkan nyawa.

Sebagai gambaran, berikut perkiraan biaya pengobatan kanker yang harus kamu keluarkan jika tidak memiliki BPJS Kesehatan:

1. Biaya Operasi Kanker

Biaya operasi kanker yang dikeluarkan pada dasarnya akan sangat tergantung dengan jenis stadium yang diderita pasien.

Untuk pasien dengan kategori stadium sedang-berat biaya operasinya bisa mencapai Rp 60 – 70 juta.

2. Biaya Kemoterapi

Setelah melakukan tindakan operasi, pasien kanker akan menjalani prosedur perawatan kemoterapi dalam beberapa siklus. Biasanya, pasien akan menjalani 4-8 siklus kemoterapi tergantung dari evaluasi yang dilakukan oleh dokter.

Biaya satu siklus kemoterapi berkisar Rp 20 juta, jika kita kalikan untuk 6 siklus kurang lebih biaya yang dibutuhkan pasien sebesar Rp 120 juta.

3. Biaya Radioterapi

Selanjutnya seorang pasien kanker akan melakukan perawatan radioterapi untuk menghentikan pertumbuhan dan mencegah kambuhnya penyakit kanker yang diderita.

Biaya radioterapi di rumah sakit negeri di Jakarta berkisar Rp 1,8 juta untuk satu kali penyinaran. Jika ditotal kebutuhannya perawatan ini mencapai 30 kali, makan pasien harus merogoh kocek hingga Rp 60 juta.

4. Biaya Imunoterapi

Imunoterapi adalah salah satu jenis pengobatan yang tergolong baru dibandingkan dengan kemoterapi dan radioterapi. Imunoterapi dianggap cukup ampuh karena mengandalkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker.

Sayangnya, biaya imunoterapi tidak bisa dibilang murah. Estimasi harga perawatannya berkisar Rp 800 – Rp 1 Miliar.

5. Biaya Terapi Target

Terapi target merupakan jenis pengobatan kanker dengan cara membidik salah satu molekul dan protein tertentu agar sel kanker berhenti tumbuh, membelah, dan menyebar. Biaya terapi target untuk pengobatan kanker berkisar Rp 20-80 juta.

6. Biaya Terapi Hormon

Terapi hormon atau yang biasa disebut hormonal adalah terapi bentuk pengobatan kanker dengan cara mengurangi produksi hormon tertentu yang memicu pertumbuhan sel kanker. Biasanya terapi ini dilakukan oleh pasien kanker payudara.
Untuk melakukan terapi hormon, biaya pengobatan yang harus dikeluarkan sekitar Rp 30-70 juta.

Dari daftar biaya pengobatan kanker di atas, memang tidak semua fase wajib dijalankan oleh pasien kanker karena treatment yang dipakai akan sangat beragam tergantung hasil pemeriksaan dokter. Dari acuan harga di atas, jelas biaya yang dibutuhkan tidaklah murah, terutama untuk biaya operasi kanker. Namun, selalu ada jalan untuk mengumpulkan biaya pengobatan.

Baca juga: Galang dana Supir Ojek Online untuk biayai pengobatan istri kanker stadium 4

Untuk kamu yang sedang berjuang mengumpulkan biaya pengobatan, jangan ragu untuk buka galang dana di Kitabisa. Ada jutaan #OrangBaik yang siap membantu meringankan perjuanganmu melawan kanker.

Galang dana pengobatan

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Kitabisa

Kitabisa

Wadah untuk berdonasi dan menggalang dana secara online. Kami percaya, kemajuan teknologi sepatutnya dimanfaatkan untuk menghubungkan semangat kebaikan dan gotong-royong.

Baca juga

Punya Ide Kebaikan?

Bantu biaya pengobatan, beasiswa pendidikan, hingga bangun infrastruktur lebih mudah dengan galang dana di Kitabisa

Copyright © 2021 Kitabisa All Rights Reserved