Cerita Bu Sayem Si Penjual Peyek

Facebook
Twitter
Email
WhatsApp

Sejak 13 tahun yang lalu, Bu Sayem harus menggantikan sang suami menjadi pencari nafkah dengan berjualan peyek. Sang suami mengidap penyakit stroke. Tak hanya menyebabkannya tidak dapat mencari nafkah, bahkan tubuhnya pun sulit untuk bergerak.

Bu Sayem harus pintar-pintar membagi waktunya setiap hari. Sebagian waktu ia dedikasikan untuk merawat sang suami. Sebagian lagi, ia gunakan untuk menyiapkan, memasak, dan juga berjualan peyeknya. Alhamdulillah, biarpun hasil berjualan hanya Rp 30 ribu per hari, sudah cukup untuk makan sehari-hari.

“jualan saya seringkali tak habis, kalau gak habis mau bagaimana lagi, kami hanya bisa makan seadanya dan kadang hanya nasi dengan ikan asin” cerita Bu Sayem.

Tak jarang saat dagangan tidak laku, Bu Sayem mengandalkan bantuan dari tetangga atau keponakan yang tinggal di dekat rumahnya. Apalagi dirinya harus pintar-pintar menghemat uang karena sebagian dana harus ia alokasikan untuk biaya pengobatan suaminya.

Sebenarnya, bu Sayem turut dibantu anaknya dalam mencari nafkah. Mbak Rolipa yang telah berusia 31 tahun dan berkeluarga, kini bekerja sebagai asisten rumah tangga. Sedikit demi sedikit setiap bulan Mbak Rolipa sisihkan untuk tambahan rezeki bagi orang tuanya.

Bukan hal mewah yang diinginkan keluarga ini, hanya menginginkan kebutuhan makan sehari-harinya terpenuhi dan cukup untuk biaya berobat sang suami. Sampai suatu ketika, Mbak Rolipa melihat iklan Kitabisa di Facebook.

“Katanya si Kitabisa ini gak cuma buat sedekah doang ya. Bisa juga orang minta tolong di situ. Yaudah biarpun saya gak ngerti-ngerti teknologi, saya usahain bikin halaman galang dana buat orang tua saya. Upload foto sendiri, belajar dari youtube. Alhamdulillah, tim Kitabisa juga bisa bantu di chat.” cerita Mbak Rolipa

Rencananya, donasi yang terkumpul dari galang dana itu akan digunakan untuk keperluan modal usaha, berobat, sembako, dan kebutuhan primer lainnya oleh bu Sayem sendiri. Mbak Rolipa hanya membantu sang ibu yang sudah tua untuk menyebarkan melalui WhatsApp dan Facebook. Alhamdulillah, sebulan sejak galang dananya tayang sudah ada belasan juta donasi terkumpul untuk bantu keluarga Bu Sayem.

Bahkan, lewat fitur Kabar Terbaru Bu Sayem dibantu oleh Mbak Rolipa juga mengabarkan bahwa hasil donasi tersebut sudah bisa dipergunakan untuk sembako harian mereka.

Jika memiliki tetangga, saudara, atau kenalan lansia yang membutuhkan seperti Bu Sayem, kamu juga bisa bantu mereka dengan menggalang dana di Kitabisa lho! Bu Sayem beruntung karena memiliki anak yang peduli dan mengerti teknologi untuk membuat halaman galang dana. Namun, tidak semua lansia seberuntung itu!

 

Kitabisa

Kitabisa

Wadah untuk berdonasi dan menggalang dana secara online. Kami percaya, kemajuan teknologi sepatutnya dimanfaatkan untuk menghubungkan semangat kebaikan dan gotong-royong.

Baca juga

Punya Ide Kebaikan?

Bantu biaya pengobatan, beasiswa pendidikan, hingga bangun infrastruktur lebih mudah dengan galang dana di Kitabisa

Copyright © 2021 Kitabisa All Rights Reserved