5 Strategi Viral Marketing yang Bisa ditiru Biar Galang Danamu Sukses

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on email
Email
Share on whatsapp
WhatsApp
tips galang dana

Apakah kamu pernah memikirkan mengapa sebuah konten bisa viral, sedangkan konten yang lainnya tidak? Ada dua hal yang menjadi faktor utama yang menentukan bagaimana konten bisa viral, yaitu isi konten itu sendiri dan strategi viral marketing dibaliknya.

Terkadang, sebuah isi konten yang mengandung kontroversi, perdebatan, dan memancing reaksi masyarakat bisa viral dengan sendirinya. Namun, ada juga orang-orang yang menyusun strategi viral marketing terlebih dahulu sebelum membuat kontennya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan awareness dari kehadiran brand atau individu itu sendiri.

Berikut beberapa strategi viral marketing dasar yang bisa kamu tiru untuk galang danamu:

1. Ciptakan Kesan Emosional pada Kontenmu

Konten yang membuat kesan emosional pasti akan membekas di hati masyarakat. Konten jenis ini mudah diingat dan memiliki potensi besar untuk mendapatkan reaksi masyarakat berupa komentar, like, maupun dibagikan.

Berikut beberapa jenis emosi yang pernah dituangkan pada sebuah konten marketing:

a. Lucu atau Bahagia

Strategi viral marketing untuk galang dana
Source: Youtube Gojek Indonesia

Iklan Gojek Cerdikiawan tentang masyarakat Indonesia yang kreatif mengakali situasi.

b. Sedih atau Terharu

Strategi viral marketing untuk galang dana

Iklan Ramayana tentang ibunya yang terkena demensia (lupa ingatan) dan ingin beli baju lebaran setiap hari.

c. Takut

Strategi Viral marketing galang dana

Iklan perubahan WWF tentang perubahan iklim di bumi yang sudah semakin parah.

Biasanya, konten yang mengangkat sisi haru dan sedih dalam strategi marketing galang dana lebih memiliki potensi viral yang besar. Kamu juga bisa melihat contoh-contoh videonya di Instagram @Kitabisacom

2. Buatlah konten yang Shareable atau Menarik untuk Dibagikan

Yang dimaksud dengan konten shareable adalah sebuah konten yang mengarahkan pemirsa untuk berbagi.

Konten ini biasanya juga mematik emosi dan reaksi pikiran mereka, yang otomatis mendorong keinginan bahwa teman, keluarga, atau kenalan mereka harus melihat konten ini juga.

Ada banyak jenis konten shareable yang beredar di masyarakat. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Berita atau informasi terbaru
  2. Cerita yang menyentuh dan nyata
  3. Narasi komedi
  4. Kata-kata mutiara atau quotes
  5. Berita kontroversi
  6. Informasi edukasi yang sedang dibutuhkan masyarakat

Strategi ini sangat cocok untuk melebarkan jangkauan galang danamu melalui pesan berantai.

Yang sudah terjadi, biasanya si penggalang dana mengemas cerita tujuan galang dananya sedramatis mungkin untuk mendapatkan simpati dari rasa haru masyarakat.

Konten jenis ini sering disebarkan melalui aplikasi WhatsApp maupun Facebook.

3. Lakukan Trend-jacking

Apakah kamu masih awam dengan istilah trend-jacking?

Mudahnya, trend-jacking adalah upaya marketing untuk meniru atau mengikuti trend yang sudah ada dengan tujuan mendapatkan popularitas yang sama dengan trend itu.

Beberapa contoh trend-jacking melalui media sosial di antara, yaitu:

  • Merespon atau membuat tweet tanggapan dari hashtag yang sedang trending di Twitter
  • Membuat video kreasi atau bahkan reaksi dari trend yang sedang terjadi di Tiktok
  • Mengkreasikan strategi marketing dengan topik yang sedang viral. Contohnya, seperti brand e-commerce orange yang membuat jingle dari nada baby shark yang sedang viral.

4. Ide Marketing yang Out of The Box

Sederhananya, ide out of the box adalah ide original yang membuat orang gak habis pikir dan bertanya-tanya “Kok bisa ya kepikiran hal ini?”.

Ide marketing out of the box adalah cara baru promosi yang berbeda dari pola iklan yang sudah ada. Berikut beberapa contoh ide marketing yang out of the box:

Foto ini adalah contoh publikasi Gojek yang sempat viral. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk menyindir para pengendara yang sedang bermacet-macet ria di Jakarta.

Inti dari yang ingin disampaikan dalam tulisan ini adalah

“walaupun cerita dalam iklan ini panjang banget, tapi ternyata para pengendara sempat membaca tulisan ini sampai habis karena semacet itu Jakarta. Apalagi kalau semua orang menggunakan kendaraan pribadi, makanya pakai Gojek”.

Sindiran ini sangat berbekas di hati para pengendara dan sontak memfoto serta mempublikasikan ke media sosialnya.

Tak hanya kreatif, jenis iklan sindiran sosial memang ikut menyentil emosi sehingga mudah diingat masyarakat.

5. Twitter, Please Do Your Magic!

Jangan ragu untuk mencobanya ya! Tidak hanya di Twitter, cara ini juga sering digunakan di media sosial lain seperti Facebook, Instagram, maupun Tiktok.

 


 

Setelah membaca beberapa strategi viral marketing dalam artikel ini, kira-kira ide mana yang paling cocok dengan galang danamu?

Apapun yang menurutmu paling mungkin dilakukan, jangan lupa untuk turut memikirkan apakah cara yang kamu pilih sesuai dengan citra yang ingin kamu bangun dalam penyelenggaraan galang danamu ya.

Ingat! Tidak perlu menjadi ahli marketing untuk memulai strategi marketing.

Semua orang punya potensi untuk membuat konten yang viral. Apalagi, kalau tujuannya untuk bermanfaat bagi orang lain. Semangat, #OrangBaik!

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Kitabisa

Kitabisa

Wadah untuk berdonasi dan menggalang dana secara online. Kami percaya, kemajuan teknologi sepatutnya dimanfaatkan untuk menghubungkan semangat kebaikan dan gotong-royong.

Baca juga

Punya Ide Kebaikan?

Bantu biaya pengobatan, beasiswa pendidikan, hingga bangun infrastruktur lebih mudah dengan galang dana di Kitabisa

Copyright © 2021 Kitabisa All Rights Reserved